This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 29 April 2015

Pengertian Switch dan HUB





Pengertian HUB :















Hub adalah Alat penghubung atar komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub. hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal) ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yg sama dan semua komputer yg tersambung di hub yang sama dapat membaca paket tersebut. Saat ini hub sudah banyak ditinggalkan dan diganti dengan switch. Alasan penggantian ini biasanya adalah karena hub mempunyai kecepatan transfer data yang lebih lambat daripada switch. Hub dan switch mempunyai kecepatan transfer data sampai dengan 100 Mbps bahkan switch sudah dikembangkan sampai kecepatan 1 Gbps.







Pengertian Switch :





















Switch adalah Sebuah alat yang menyaring/filter dan melewatkan(mengijinkan lewat) paket yang ada di sebuah LAN. switcher bekerja pada layer data link (layer 2) dan terkadang di Network Layer (layer 3) berdasarkan referensi OSI Layer Model. sehingga dapat bekerja untuk paket protokol apapun. LAN yang menggunakan Switch untuk berkomunikasi di jaringan maka disebut dengan Switched LAN atau dalam fisik ethernet jaringan disebut dengan Switched Ethernet LANs.

Definisi Tang Crimp



Pengertian Tang Crimping






Tank Crimping adalah alat untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor,dan ini sangat penting sekali bagi kita yang ingin belajar cara mengcrimping kabel,alat ini bentuknya hampir sama dengan Tank biasa yang sering kita lihat atau temui

Pengertian Konektor RJ-45



Pengertian Konektor RJ-45







RJ-45 adalah konektor kabel Ethernet yang biasa digunakan dalam topologi jaringan komputer LAN maupun jaringan komputer tipe lainnya.


Konektor kabel RJ 45 Mediatech memiliki konfigurasi tiga macam, sesuai dengan perangkat yang ingin dihubungkannya:






. Straight Through Configuration


Kabel jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan dengan tingkat hierarki yang berbeda. Sebagai contoh adalah ketika kita menghubungkan PC ke jaringan komputer kita di kantor lewat switch. Tipe kabel jenis ini lebih umum digunakan dan relatif lebih mudah dalam penyusunan kabelnya saat memasang konektor RJ-45.






. Cross Over Configuration


Kabel jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan hierarki setingkat, sebagai contoh koneksi antara PC to PC, atau PC ke AP Radio, Router to router.





. Kabel Rollover


Kabel jenis ini biasanya digunakan untuk mengakses router dengan PC/laptop kita. Konfigurasi kabel jenis ini cukup simpel karena kita tinggal membalik urutan kabel yang kita pasang di satu sisi. Misal kita menggunakan standar 568B (standar untuk kabel straight through), maka kita tinggal membalik urutan menjadi coklat untuk urutan pertama di ujung kabel yang lain.






Fungsi RJ-45:


konektor RJ-45 berfungsi sebagai penyambung antara kabel UTP (Unsield Twisted Pair) ke Transceiver.


RJ-45 dikhususkan penggunaannya untuk kabel UTP saja, biasanya konektor RJ-45 dan kabel UTP ini sering digunakan untuk keperluan jaringan komputer.

Definisi dan Jenis Lan Card / NIC



Pengertian LAN Card


LAN Card adalah ‘pintu’ ke jaringan dari komputer. Setiap jenis aktivitas jaringan memerlukan LAN Card – Internet, jaringan printer, menghubungkan komputer bersama-sama. Saat ini banyak perangkat berisi kartu jaringan: Televisi untuk aplikasi mereka gratis, pemutar Blu-ray, ponsel, telepon VoIP desk, bahkan lemari es. LAN Card adalah perangkat keras, yang dapat ditambahkan ke komputer atau mereka dapat diintegrasikan ke dalam perangkat keras utama komputer.


Jenis LAN Card


LAN Card terdengar seperti kartu kredit, dan beberapa Kartu LAN terlihat seperti kartu kredit.




Dalam gambar ini Anda bisa melihat kartu PCMCIA, yang dapat digunakan di laptop. Ada banyak cara lain untuk menghubungkan LAN Card ke komputer. Beberapa kartu yang terhubung melalui port USB, beberapa melalui port PCI dalam komputer, dan beberapa bahkan tertanam dalam komputer. Kebanyakan laptop saat ini telah terintegrasi LAN Card baik untuk jaringan kabel dan nirkabel.


Ini gambar berikutnya menunjukkan kartu PCI, yang berjalan dalam sebuah komputer PC. Kartu ini menunjukkan port Ethernet, yang merupakan tempat di mana Anda menyambungkan kabel jaringan. LAN Card Anda memilih sering menentukan protokol yang digunakan pada jaringan. Sebagai contoh, sebuah kartu Ethernet akan memungkinkan komunikasi melalui protokol Ethernet. Sebuah kartu coax akan memungkinkan untuk topologi jaringan bus dan satu set baru protokol. Sebuah kabel serat akan memiliki plugin kabel yang berbeda dan kemungkinan akan bekerja dengan Wide Area Network protokol. Port Ethernet pada LAN Card tampak seperti jack telepon, tetapi lebih lebar dan memiliki lebih banyak pin.





Gambar di bawah menunjukkan kabel Ethernet yang khas, atau kabel jaringan. Ini adalah plugin, yang masuk ke LAN Card, atau Jaringan antarmuka controller (NIC).


Fungsi LAN Card


Tujuan dari LAN Card adalah untuk menciptakan koneksi fisik ke jaringan, untuk memberikan ‘pintu’ terbuka, seolah-olah. Antarmuka pertama didukung oleh LAN Card adalah antarmuka fisik bagaimana kabel dihubungkan ke kartu. Interface ini didefinisikan dengan baik dalam dokumentasi teknis, yang mengapa kabel jaringan standar sesuai kartu LAN paling standar. Fungsi kedua dari LAN Card adalah untuk menyediakan data link. Ada model teoritis dalam jaringan komputer yang disebut OSI – Open System Interconnection. Model ini, atau cara menjelaskan jaringan, termasuk 7 layer. Dua lapisan pertama adalah lapisan fisik dan data link. Setiap lapisan dari model OSI memungkinkan untuk lapisan lain untuk menjadi mandiri. Upgrade atau mengubah satu lapisan tidak mempengaruhi yang lain. Ini berarti bahwa jika plugin berubah untuk semua kartu LAN, unsur-unsur lain seperti protokol tidak harus berubah.




Data fungsi link dari LAN Card menyediakan hardware-tingkat pengiriman dan penerimaan data jaringan biner. Nol dan yang mengalir dari jaringan ke kartu jaringan. Kartu ini dapat mengenali aliran ini dan bahkan dapat memeriksa kesalahan. Ketika Anda menghidupkan komputer dengan LAN Card, itu akan memiliki dua lampu, satu hijau dan oranye. Lampu oranye akan menyala saat lapisan data link diaktifkan. Ini berarti bahwa kabel bekerja, ada jaringan yang terhubung, dan bit data mengalir. Lampu kedua, lampu hijau, datang pada setelah lapisan berikutnya lapisan jaringan sudah diaktifkan (seperti jaringan IP).


Jenis LAN Card


Jenis LAN Card dapat dibagi menjadi nirkabel dan konduktif (kabel) dari perspektif bagaimana mereka terhubung ke jaringan. Pada saat yang sama, kita bisa mengkategorikan kartu berdasarkan bagaimana mereka terhubung ke komputer. LAN Card dapat terhubung ke komputer melalui PCI, port PCMCIA, USB port, dan port lainnya. Sebagian besar komputer saat ini memiliki LAN Card terintegrasi ke papan utama atau mother board. Ini berarti bahwa Anda tidak dapat mengeluarkan kartu.


Sebagian besar komputer dapat memiliki lebih dari satu LAN Card dalam diri mereka. Ini khas untuk laptop hari ini untuk memiliki kartu LAN nirkabel dan kabel LAN Card. Anda dapat memiliki beberapa Kartu LAN kabel di komputer untuk menghubungkan komputer ke beberapa jaringan atau untuk meningkatkan kecepatan dan kapasitas koneksi ke jaringan tunggal dengan penyatuan dua atau Kartu LAN lebih ke koneksi virtual. Alasan lain untuk memiliki lebih dari satu LAN Card di komputer, terutama server, adalah untuk membangun ketahanan atau ketersediaan tinggi. Jika salah satu LAN Card gagal, atau jaringan gagal, server akan memiliki akses ke jaringan eksternal melalui LAN Card kedua dan jaringan sekunder. Ini adalah contoh dari LAN Card terintegrasi, atau kartu Ethernet pada mother board:




Ringkasan


LAN Card sangat penting saat ini. Kebanyakan perangkat terhubung ke jaringan, terutama untuk jaringan internet. Hal ini dapat berguna untuk mengenali jika komputer memiliki LAN Card. Anda dapat mencari port Ethernet. Kadang-kadang Anda mungkin perlu mengganti kartu LAN. Carilah cahaya oranye untuk melihat apakah kartu tersebut bekerja di lapisan rendah. Kadang-kadang kartu bekerja dengan baik, tetapi konfigurasi jaringan yang salah. Dalam hal ini mengganti kartu mungkin tidak diperlukan. Mulai sekarang, ketika Anda menggunakan jaringan, Anda mungkin akan berpikir tentang ‘pintu’, Kartu LAN membuat koneksi untuk Anda

Pengertian dan kelebihan Kabel FiberOptic(FO)


Pengertian fiber optic


pengertian fiber optic atau serat optik adalah jenis kabel yang bahannya terbuat dari serat kaca dan mempunyai kecepatan tranfer data yang tinggi, kabel fiber optic atau serat optik umumnya digunakan oleh penyedia layanan internet (ISP) untuk terhubung ke backbone NAP (Network Access Provider)








Supaya lebih jelas mengenai cara kerja serat optik atau fiber optic silahkan perhatikan gambaran umum sistem transmisi fiber optik berikut ini :


Pada komunikasi fiber optik, sinyal yang digunakan adalah dalam bentuk digital, sedangkan penyaluran sinyal melalui serat optik adalah dalam bentuk pulsa cahaya. Pulsa cahaya diperoleh dari proses memodulasi sinyal informasi dalam bentuk digital kedalam suatu komponen sumber optik. Proses ini terjadi pada arah kirim, sedangkan pada arah terima melalui detektor optik, pulsa cahaya diubah kembali dalam bentuk sinyal digital.


Bila jarak antara stasiun pengirim dengan stasiun penerima berjauhan, sinyal pulsa cahaya yang ditransmisikan akan mengalami proses pelemahan yang disebabkan adanya rugi-rugi yang timbul selama proses pengiriman sesuai dengan panjang dan jenis saluran optik yang digunakan. Untuk mengatasi hal tersebut pulsa cahaya akan diregenerasikan sesuai dengan keadaan pada saat pengiriman. Proses ini terjadi pada stasiun pengulangan.
Kelebihan Fiber Optic


Jika dibandingkan dengan kabel jenis bahan lainnya, fiber optic memiliki kelebihan, antara lain sebagai berikut :


1. Lebar jalur besar dan kemampuan dalam membawa banyak data, dapat memuat kapasitas informasi yang sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan

2. Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi

3. Ukuran kecil dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang

4. Imun, kekebalan terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio

5. Non-Penghantar, tidak ada tenaga listrik dan percikan api

6. Tidak berkarat
Kekurangan Fiber Optic
Harga kabel jaringan fiber optik masih terlalu mahal, terutama jika dibandingkan dengan kabel jaringan lainnya seperti kabel UTP yang terkenal murah meriah.
Dalam proses instalasi kabel jaringa fiber optik diperlukan beberapa alat khusus berupa perangkat elektronik yang untuk saat ini memang masih sangat mahal. Alhasil tidak semua orang bisa ataupun mau menggunakan kabel ini sebagai media pendukung dalam instalasi sebuah jaringan komputer.
Dalam proses pengiriman sinyal, karena harus dilakukan perubahan sinyal listrik ke sinyal optik terlebih dahulu maka kabel jaringan fiber optik menunut adanya sumber cahaya yang kuat untuk melakukan pen-sinyalan seperti alat pembangkit listrik eksternal.
Jika rusak, perbaikan instalasi kabel jaringan fiber optik yang kompleks memerlukan tenaga yang ahli di bidang ini.
Kabel jaringan fiber optik ditakutkan bisa menyerap hidrogen sehingga dapat menyebabkan loss data.
Mengingat kabel jaringan fiber optik menggunakan gelombang cahaya untuk mentransmisikan data, maka kabel jaringan jenis ini tidak dapat diinstal dalam jalur yang berbelok secara tajam atau menyudut. Jika terpaksa harus berbelok, maka harus dibuat belokan yang melengkung.

Definisi, kelebihan, kekurangan Kabel Coaxial



D. Kabel Coaxial






kabel jaringan Coaxial yakni suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer.






FUNGSI KABEL JARINGAN COAXIAL












Awalnya kabel Coaxial hanya digunakan untuk kabel antena TV saja, namun seiring dengan kemajuan jaman fungsi kabel Coaxial berkembang untuk digunakan pada jaringan LAN.


Adapun fungsi kabel jaringan Coaxial yang utama yakni sebagai media penghubung yang mengalirkan data dari perangkat keras komputer yang satu dengan perangkat keras komputer lainnya, dimana kemampuan melakukan transmisi data kecepatan tingginya bisa dikatakan cukup baik, disamping fungsi lainnya untuk membagi sinyal broadband atau sinyal frekuensi tinggi.






KARAKTERISTIK KABEL JARINGAN COAXIAL





Singkatnya, karakteristik kabel jaringan Coaxial yakni menggunakan 2 buah konduktor, dengan pusat berupa inti kawat padat yang dilingkupi oleh sekat yang kemudian dililiti lagi oleh kawat berselaput konduktor.








Untuk lebih jelasnya, karakteristik kabel jaringan Coaxial dapat dijelaskan dengan menggunakan gambar sederhana di atas. Dari gambar tersebut dapat dilihat jika kabel Coaxial terdiri dari :
Kabel tembaga (centre core)
Kabel tembaga (centre core) yang terletak di tengah-tengah ini berfungsi sebagai media konduktor listrik.
Lapisan plastik (dielectric insulator)
Lapisan plastik (dielectric insulator) ini berfungsi sebagai pemisah antara kabel tembaga dan lapisan metal (metallic shield) yang melingkupinya.
Lapisan metal (metallic shield)
Lapisan metal (metallic shield) ini berfungsi sebagai pelindung terhadap gangguan interferensi elektromagnetik yang berasal dari sekeliling kabel.
Lapisan plastik (plastic jacket)
Lapisan plastik (plastic jacket) ini berfungsi sebagai pelindung bagian terluar dari kabel itu sendiri.


Selain empat komponen di atas, karakteristik kabel jaringan Coaxial secara umum dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
Kecepatan dan keluaran transmisi data 10 – 100 MBps.
Biaya rata-rata per node murah.
Media dan ukuran konektor medium (tidak terlalu kecil tapi juga tidak terlalu besar).
Panjang kabel maksimal yang diizinkan yakni 500 meter (cukup panjang).

KELEBIHAN & KEKURANGAN KABEL JARINGAN COAXIAL

a. Kelebihan Kabel Jaringan Coaxial :
Kabel jaringan Coaxial memiliki tingkat keandalan yang tinggi dalam proses transmisi meskipun terbatas dari segi jangkauan.
Penguatannya dari repeater tidak perlu sebesar kabel Twisted Pair.
Kabel jaringan Coaxial lebih murah dari kabel Fiber Optic.
Teknologi yang dianut kabel jaringan Coaxial sudah sangat umum alias tidak asing lagi karena sudah digunakan selama puluhan tahun untuk berbagai jenis komunikasi data.
Kabel jaringan Coaxial mempunyai kemampuan dalam menyalurkan sinyal–sinyal listrik yang lebih besar dibandingkan saluran transmisi dari kawat biasa.
Kabel jaringan Coaxial memiliki ketahanan arus yang semakin kecil pada frekuensi yang lebih tinggi.
Meskipun instalasi kabel jaringan Coaxial terbilang rumit, namun kabel jaringan Coaxial sangat peka terhadap isyarat.
Kabel jaringan Coaxial bisa menampung pengkabelan yang lebih panjang di antara jaringan dengan perangkat-perangkat lain dibandingkan kabel Twisted Pair.
b. Kekurangan Kabel Jaringan Coaxial :
Kabel jaringan Coaxial perlu dipasang dengan teliti dan cenderung rumit, terutama dalam hal mempertimbangkan ukurannya.
Biaya pemeliharaan kabel jaringan Coaxial relatif mahal sehingga berat di ongkos.
Lebar bidang frekuensi dalam kabel jaringan Coaxial hanya terbatas oleh gain (pengerasan) yang dikehendaki, yang diperlukan untuk mempertahankan mutu sinyal yang baik.
Jangkauan transmisi kabel jaringan Coaxial terbatas, sehingga dalam suatu jarak tertentu maka transmisi sinyal–sinyal elektromagnetik harus diangkat dengan serangkaian repeater yang terbuat dari tabung elektron pada jalur tersebut agar penyampaian komunikasi terjalin lebih baik.
Kabel jaringan Coaxial sangat rentan terhadap perubahan variasi temperatur yang terjadi dalam kabel.

Definisi dan Fungsi Kabel UTP



C. Kabel UTP






Untuk memahami fungsi kabel UTP maka lebih baik kita membahas dahulu tentang apa itu pengertian kabel UTP atau kepanjangannya Unshielded twisted-pair. Kabel UTP adalah jenis kabel yang terbuat dari bahan penghantar tembaga, memiliki isolasi dari plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang mampu melindungi dari api dan kerusakan fisik.

Kabel UTP terdiri dari empat pasang inti kabel yang saling berbelit yang masing-masing pasang memiliki kode warna berbeda. Kabel UTP tidak memiliki pelindung dari interferensi elektromagnetik, namun jenis kabel ini banyak digunakan karena harga yang relatif murah dan fungsinya yang memang sudah sesuai dengan standar yang diharapkan.

Fungsi kabel UTP yaitu digunakan sebagai kabel jaringan LAN (Local Area Network) pada sistem jaringan komputer, dan biasanya kabel UTP mempunyai impedansi kurang lebih 100 ohm, serta dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.

Dalam pemakaian sehari-hari, kabel UTP sudah sangat baik digunakan sebagai kabel jaringan komputer misalnya dalam kegunaan ruang kantor atau dalam sistem jaringan suatu perusahaan. Mengenai beberapa kelemahan dan kekurangan kabel UTP yang tidak tahan terhadap medan elektromagnetik dan kerusakan benturan benda keras, masih bisa diatasi dengan memasang pelindung luar misalnya seperti pipa plastik.






1. TIPE KABEL JARINGAN UTP






Kabel Straight-Through


Pada tipe kabel UTP yang satu ini, ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang sama sesuai dengan standart EIA/TIA, misalnya : model 568A ke model 568A dan model 568B ke model 568B.


Adapun fungsi kabel Straight-Through yaitu :


§ Menghubungkan komputer ke port biasa di Switch.


§ Menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL


§ Menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.


§ Menghubungkan port LAN router ke port uplink di Switch.


§ Menghubungkan 2 HUB/Switch dengan salah satu HUB/Switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa.


Pada kabel Straight-Through, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya. Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel Straight-Through ke Switch, Switch menerima data pada pin 1 dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada Switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka Switch menggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin 3 dan 6.


Urutan kabel Straight-Through terdiri dari 2 macam yaitu :


1. Kabel Straight-Through Model 568A


Urutan pemasangan kabel UTP untuk model yang satu ini umumnya mengikuti aturan standar international dari Electronic Industries Alliance (EIA) dan Telecommunication Industry Association (TIA) sebagai berikut (Diurutkan mulai dari Pin 1 hingga Pin 8) :


Urutan ke 1 : Putih Hijau
Urutan ke 2 : Hijau
Urutan ke 3 : Putih Orange
Urutan ke 4 : Biru
Urutan ke 5 : Putih Biru
Urutan ke 6 : Orange
Urutan ke 7 : Putih Coklat
Urutan ke 8 : Coklat


2. Kabel Straight-Through Model 568B


Urutan pemasangan kabel UTP untuk model yang satu ini juga mengikuti aturan standar international dari Electronic Industries Alliance (EIA) dan Telecommunication Industry Association (TIA) sebagai berikut (Diurutkan mulai dari Pin 1 hingga Pin 8) :


Urutan ke 1 : Putih Orange
Urutan ke 2 : Orange
Urutan ke 3 : Putih Hijau
Urutan ke 4 : Biru
Urutan ke 5 : Putih Biru
Urutan ke 6 : Hijau
Urutan ke 7 : Putih Coklat
Urutan ke 8 : Coklat


Kabel Crossover


Pada tipe kabel UTP yang satu ini, ujung kabel yang satu menggunakan urutan standart EIA/TIA untuk model 568A, sementara ujungnya yang satu nya lagi menggunakan urutan kabel TIS/EIA untuk model 568B. Dengan begitu maka bisa disimpulkan bahwa urutan kabel Crossover adalah gabungan dari kedua macam kabel Straight-Through yang terdiri dari model 568A dan 568B.


Pada kabel Crossover, pin 1 dan 2 di ujung A terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung B begitu pula pin 1 dan 2 di ujung B yang terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung A. Jadi, pin 1 dan 2 pada setiap ujung kabel digunakan untuk mengirim data, sedangkan pin 3 dan 6 pada setiap ujung kabel digunakan untuk menerima data, pin 1 dan 2 saling terhubung secara berseberangan dengan pin 3 dan 6.


Adapun fungsi kabel Crossover yaitu :


§ Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung.


§ Menghubungkan 2 buah HUB / Switch menggunakan port biasa diantara kedua HUB / Switch.


§ Menghubungkan komputer ke port uplink Switch.


§ Menghubungkan port LAN router ke port biasa di HUB/Switch.


Kelebihan Kabel Jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) :


§ Harga kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) terbilang murah dibandingkan kabel jaringan lainnya.


§ Instalasi atau pemasangan kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) terbilang mudah.


§ Pemeliharaan kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) terkenal mudah.


§ Ukuran konektor dan kabel jaringan UTP relatif kecil (diameter = 0,43 cm) sehingga terbilang fleksibel dan mempermudah dalam membuat saluran kabel.


§ Kerusakan yang terjadi pada salah satu saluran kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) tidak akan mengganggu jaringan secara keseluruhan.


Kekurangan Kabel Jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) :


§ Kabel jaringan UTP rentan terhadap efek interferensi elektromagnetic yang berasal dari media atau perangkat lain.


§ Jarak jangkauan kabel jaringan UTP hanya 100 meter sehingga sangat terbatas dan kalah jika dibandingkan dengan kabel jaringan jenis Coaxial (500 meter).


§ Adanya kemungkinan dapat dengan mudah disadap.


§ Beberapa kalangan banyak yang mengeluhkan transmisi data dari kabel jaringan UTP cenderung lambat.





§ Diperlukan perangkat tambahan berupa pipa plastik atau pipa alumunium dalam instalasinya demi memaksimalkan fungsi kabel jaringan UTP.

Jenis-jenis Jaringan Komputer



    B. Jenis Jaringan Komputer


    Jaringan komputer dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Selain itu, jenis jaringan komputer juga dapat ditinjau dari berbagai macam aspek. Berikut adalah ulasan jenis jaringan komputer:

    1. Jenis jaringan komputer berdasarkan jangkauan


    LAN (local area network), yaitu jaringan komputer yang memiliki jangkauan cukup sempit. Biasa digunakan di perkantoran, kampus, sekolah, dan area-area tak terlalu besar lainnya.
    MAN (metropolitan area network), yaitu jaringan komputer dengan jangkauan sekitar 50 kilometer. Jaringan ini kerap digunakan perusahaan atau sekolah dalam jarak yang cukup jauh, semisal antarkota.
    WAN (wide area network), yaitu jaringan komputer yang jangkauannya cukup luas hingga antarnegara.
    Internet (interconnected network), yaitu jaringan komputer dengan akses tanpa batas di seluruh dunia.


    2. Jenis jaringan komputer berdasarkan fungsi


    Client-server, yaitu jaringan komputer yang mengharuskan di dalamnya terdapat perangkat komputer khusus. Adalah komputer client dan komputer server, dua perangkat komputer yang harus ada dalam jaringan client-server yang memiliki fungsi berbeda.
    Peer-to-peer, yaitu jaringan komputer seluruh perangkat komputer memiliki basis yang sama. Dalam artian, semua komputer bisa menjadi server ataupun client secara bersamaan.


    3. Jenis jaringan komputer berdasarkan topologi


    Topologi bus
    Topologi ring
    Topologi tree
    Topologi mesh
    Topologi linier


    4. Jenis jaringan komputer berdasarkan media transmisi





    Jaringan komputer berkabel (wired network), yaitu jaringan komputer yang menggunakan media transmisi berupa kabel saat pertukaran data antarkomputer.
    Jaringan komputer nirkabel (wireless network), yaitu jaringan komputer yang tidak menggunakan kabel (disebut wireless) saat melakukan pertukaran data
  •  dan informasi.

Pengertian Jaringan Komputer



A. Pengertian Jaringan Komputer





Jaringan komputer adalah jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa perangkat komputer dalam sebuah ruang lingkup teknologi. Artinya, dalam jaringan komputer, ada sekumpulan alat komputer termasuk hardware tambahan. Dari beberapa komponen tadi, jaringan komputer bertugas untuk menghubungkannya satu sama lain.